CATHOLIC MIGRATION OFFICE
Indonesian Catholic Migrant Ministry in New York is member of
Catholic Migration Office of Diocese of Brooklyn

SAKRAMEN

BAPTIS

Sakramen Baptis adalah sakramen pertama yang diterima oleh seseorang yang hendak menjadi anggota Gereja Katolik. Dalam Gereja Katolik Baptisan  tidak hanya merupakan simbol tetapi sebuah sakramen (tanda), yang benar-benar membuat kita lahir baru karena peranan dari Roh Kudus yang membuat kita lahir baru didalam pembaptisan.

Pembaptisan membebaskan penerimanya dari dosa asal serta semua dosa pribadi dan dari hukum akibat dosa-dosa tersebut, dan membuat orang yang dibaptis itu mengambil bagian dalam kehidupan Tritunggal Allah melalui “rahmat yang menguduskan”.

 

Sesudah dibaptis, para baptisan baru menerima atau mengalami masa pembinaaan iman sebagai baptisan baru yang disebut mistagogi. Untuk dibaptis, seseorang harus percaya dan beriman kepada Kristus. Percaya kepada Kristus berarti hidup sesuai dengan ajaran  Kristus dalam kehidupan sehari-hari. Melalui sakramen baptis seseorang dilahirkan kembali dalam air dan roh. Lilin bernyala yang diterima oleh baptisan baru dalam upacara sakramen baptis merupakan lambang baptisan baru yang sudah diterangi oleh Kristus dan harus senantiasa berusaha hidup dalam terang Kristus.

 

 

Untuk pembaptisan, keterangan lebih lanjut umat dapat menghubungi:

Bp. Nofi Siregar 
Phone: 917-930-2905
Email: nsiregar@msn.com

 

Gisela Gunawan
Email: giselagunawan@yahoo.com

PENGAKUAN DOSA

Baptisan menjauhkan kita dari kuasa dosa dan kematian, dan membawa kita ke dalam kehidupan baru dari anak-anak Allah, tetapi tidak membebaskan kita dari kelemahan manusia dan kecenderungan untuk berbuat dosa. Allah mengetahui bahwa di dalam perjalanan iman, kita dapat jatuh ke dalam dosa. Itulah sebabnya Ia menganugerahkan Sakramen Tobat pada kita, karena Allah selalu siap sedia untuk mengangkat kita dan mengembalikan kita ke dalam persekutuan dengan Dia. Itulah sebabnya kita membutuhkan tempat di mana kita dapat didamaikan dengan Allah secara berkala.

 

Rekonsiliasi benar-benar memperbaharui jiwa, meringankannya, meninggalkannya tanpa utang masa lalu, menerimanya dengan penuh kasih dan memperlengkapinya dengan kekuatan baru. Di dalam sakramen ini kita mengakukan dosa kita di hadapan imam, karena Yesus telah memberi kuasa kepada para imamNya untuk melepaskan umatNya dari dosa. Setelah kebangkitanNya,Yesus berkata kepada para rasulNya, “Terimalah Roh Kudus. Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada.” (Yoh 20:22-23).

 

Melalui Sakramen Tobat ini kita menerima pengampunan dosa dari Tuhan dan juga rahmatNya, yang membantu kita untuk menolak godaan dosa di waktu yang akan datang. 

Tuhan adalah Maha Rahim dan Ia ingin agar kita dapat memperoleh rahmat kerahimanNya. Seseorang menjadi bersih seperti halaman baru di buku hidupnya setelah ia mengaku dosa.

 

 

Untuk pengakuan dosa (Rekonsiliasi), umat dapat membuat janji menjadwalkan pertemuan tersendiri dengan Romo, setelah Misa.

Untuk Pengakuan Dosa Khusus seperti masa Advent dan Pra Paskah akan diumumkan tersendiri.

PENGURAPAN ORANG SAKIT

Sakramen ini adalah sakramen yang umumnya diberikan Gereja kepada orang yang dalam keadaan bahaya kematian atau orang yang dalam kondisi sakit berat/parah. Sakramen ini memberikan kekuatan bagi si sakit, dan melalui sakramen ini, Tuhan ingin hadir dekat dengan si sakit, melalui Perantaraan Pelayan Gereja. Tanda lahiriah yang meneguhkan itu diharapkan akan menumbuhkan/menguatkan Iman si sakit. Tanda itu terdiri dari penumpangan tangan (tanda perlindungan, penghiburan dan penguatan) dan pengurapan dengan minyak (tanda kedekatan yang meringankan, Tanda Roh Kudus yang menyerupakan Manusia dengan Kristus.

 

Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.” Dengan menerima sakramen ini mereka yang sakit mendapat peneguhan bahwa Allah hadir dan mendampingi sehingga mereka percaya bahwa Allah membantu menanggung pula beban si sakit. Dengan menerima sakramen ini pula si sakit mau menggabungkan penderitaannya bersama penderitaan Yesus, sehingga jalan salib yang ditempuh si sakit menjadi jalan menuju Paskah, dan bila memang kehendak Penyelenggaraan Ilahi maka si sakit bisa kembali sembuh dan pulih seperti sediakala.

 

 

Untuk permintaan sakramen pengurapan orang sakit/perminyakan dapat langsung setiap saat menghubungi:

Romo Robert Mirsel

Phone: 609-433-5585

Email: rmirsel@yahoo.com

Sie Sosial:

Ibu Luciana Kaunang

Phone: 646-852-7530