CATHOLIC MIGRATION OFFICE
Indonesian Catholic Migrant Ministry in New York is member of
Catholic Migration Office of Diocese of Brooklyn

Bersyukurlah dengan apa yang diberikan Allah

Jam Wafat Yesus dalam kitab suci

Dalam kitab suci sendiri ada kesalahan tentunya. Ingat, kitab suci bukan merupakan rangkuman bersejarah yang perlu dihafal, tetapi merupakan rangkuman iman yang perlu dihayati. Jadi jika ada kesalahan tulisan atau ketidak cocokan, ya tidak perlu diperbesarkan. Berikut ini merupakan uraian tentang sedikit kesalahan kitab suci seperti jam wafat Yesus sendiri.

“Tiga jam lamanya Yesus bergulat dengan maut…” dituliskan pada Jalan Salib Yesus di Perhentian XII. Menurut Lukas 23:44 “Ketika itu hari kira – kira sudah pukul dua belas, lalu kegelapan meliputi seluruh daerah itu…”.
Sedangkan Matius 27:45 berkata lain “Mulai dari pukul dua belas kegelapan meliputi daerah itu sampai pukul tiga.” Dan Markus 15:25, 33 : “Hari pukul sembilan ketika Ia disalibrkan… Pada pukul dua belas, kegelapan meliputi daerah itu dan berlangsung sampai pukul tiga.”

Tentunya sudah sangat pasti, pada saat itu tidak ada jam yang exact. Jadi mereka menggunakan perkiraan mereka. Jadi penulis Injil sendiri tidak dapat dijadikan pegangan mengenai exact waktu.

Markus sendiri menyatakan bahwa Yesus disalibkan pukul 9 pagi, data ini menimbulkan masalah. Rasanya terlalu cepat kalau Yesus disalibkan pada jam itu. Karena jam 6 pagi Yesus diputuskan oleh Mahkamah Agama Yahudi untuk dibawa ke Pontius Pilatus
(Mar 15:15). Dan semua itu tidak mungkin terjadi dalam waktu 3 jam.

Yesus dijatuhi hukuman mati kira – kira jam 12 siang tepat menurut Yoh 19:14-16. Dan Injil Matius mengatakan hal yang sama jika kegelapan dimulai jam 12 sampai jam 3. Jadi kita merangkum tulisan pada Perhentian XII menurut garis besar inil Matius, Lukas dan Yohanes, tidak menggunakan Injil Markus. Tidak berarti Injil Markus salah besar, tidak perlu diperdebatkan lagi, yang penting Markus masih bermaksud bahwa Yesus benar – benar disalibkan untuk menyelamatkan kita.

Disadur : Umat Bertanya, Romo Pid Menjawab
Dr. H Pidyarto Gunawan, O.Carm